Siapkah anak kita untuk ANBK? Mungkin sebagian siswa dan orang tua ada yang bertanya tentang ini. “ngapain belajar sungguh-sungguh toh juga belum tentu anak saya yang akan jadi peserta ANBK apalagi tidak menentukan kelulusan!”, kata seorang orang tua setelah mendapatkan penjelasan dari sekolahnya terkait ANBK. “udah santai aja, lagian juga gak berpengaruh sama nilai mata pelajaran”, kata temannya disebelahnya.
Apa iya emang begitu ANBK? Terus apa dong manfaatnya kalau anak kita serius menghadapi ANBK ini? Tentunya sangat banyak dong! ANBK membutuhkan anak untuk memahami literasi dan numerasi dengan lebih baik bahkan pertanyaan yang diajukan dalam ANBK membutuhkan penalaran yang jauh lebih dalam atau biasa kita menyebutkan berfikir tingkat tinggi atau HOTS.
Menurut beberapa ahli, definisi keterampilan berpikir tingkat tinggi salah satunya dari Resnick (1987) adalah proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar. Keterampilan ini juga digunakan untuk menggarisbawahi berbagai proses tingkat tinggi menurut jenjang taksonomi Bloom.
Menurut Bloom, keterampilan dibagi menjadi dua bagian. Pertama adalah keterampilan tingkat rendah yang penting dalam proses pembelajaran, yaitu mengingat (remembering), memahami (understanding), dan menerapkan (applying), dan kedua adalah yang diklasifikasikan ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi berupa keterampilan menganalisis (analysing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating).
Manfaat ANBK
Anak yang terbiasa mendapatkan pertanyaan tingkat tinggi seperti ini akan memiliki banyak sekali keuntungan diantaranya anak kita harus berfikir dengan lebih keras dan tentunya melalui beberapa tahapan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya dalam soal, Ingat ayah bunda dalam kehidupan nyata begitu banyak permasalahan yang senantiasa akan dihadapi oleh anak kita dan bagi mereka yang terbiasa dengan pola berfikir berkelanjutan akan sangat memudahkan kehidupan mereka kelak
Akan muncul semangat pantang menyerah juga kemudian memicu anak untuk membaca lebih serius dan cermat untuk menemukan solusi yang sedang dihadapi bahkan kadangkala anak kita akan mencari referensi ilmiah dari buku atau jurnal untuk menguatkan pendapat mereka dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.
Nah ayah bunda, sangat banyak bukan manfaat ANBK itu!
Perubahan yang pasti terjadi
Sejarah Panjang ujian akhir di Indonesia sudah kita lalui sejak; Ujian Penghabisan (1950-1964) lanjut setelah itu kita mengenal format Ujian Negara (1965-1971), Ujian Sekolah (1972-1979), Ebtanas dan EBTA (1980-2002), lalu kita mengenal Ujian Akhir Nasional (2003-2004) kemudian Ujian Nasional (2005-2013) sampai akhirnya kita juga mengenal USP dan akhirnya kita mengenal ANBK (Asessmen Nasional Berbasis Komputer).
Ini menunjukkan format ujian akhir terus mengalami penyempurnaan tentunya dengan mengharapkan hasil yang juga menjadi lebih baik lagi, kita lanjutkan dengan pembahasan apa dong terus perbedaan antara UN dan ANBK? Dibawah ini ada jawabannya!
PERBEDAAN UN DAN ANBK
| No | Kegiatan | UN | ANBK |
| 1 | Jenjang Penilaian | SMP/MTs, SMA/MA dan SMK | SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK |
| 2 | Level Murid | Tingkat akhir | Kelas V, VIII, dan XI |
| 3 | Subjek Murid | Sensus seluruh murid | Sensus sekolah, dengan sampel murid |
| 4 | Tingkat Jenis Tes | Highstake | Lowstake |
| 5 | Model Soal | Pilihan ganda dan isian singkat (matematika SMA/SMK) | PG, PGK, menjodohkan, isian singkat, dan uraian |
| 6 | Periode Tes per Murid | 4 hari | 2 hari |
| 7 | Moda Pelaksanaan | Semi online | Full online supervised (utama), semi online dan offline (sekolah tertentu) |
| 8 | Metode Penilaian | Computer based test (CBT) | Computerized multistage adaptive testing (MSAT) |
AKU SIAP ANBK
Nah, sekarang bagaimana ya caranya agar anak kita bisa mempersiapkan dirinya untuk ikut ANBK? Dibawah ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar anak kita siap ANBK, yaitu :
1. Selalu Siap Menjadi Peserta ANBK
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa peserta ANBK adalah random jadi tidak semua siswa menjadi peserta. Maka tugas kita saat ini memastikan bahwa setiap siswa bisa jadi adalah pesertanya.Siapkan mental siswa kita, siapkan kemampuan mereka untuk menghadapi ujian ini dengan baik dan terencana. Program persiapan dibuat untuk semua siswa.
Beberapa ciri siswa yang siap ANBK dapat kita lihat seberapa antusias mereka untuk menjalankan semua program yang dibuat oleh pihak sekolah tentunya dukungan dari orang tua juga sangat penting untuk mensukseskan persiapan program ini.
Seperti seorang pelari yang sedang ada di garis start seperti itu pulalah siswa harus kita kondisikan. Latihan yang dilakukan setiap hari oleh seorang pelari ditujukan agar mereka siap dalam pertandingan sesungguhnya karena ini momen yang sudah dinantikan, ditunggu bahkan diimpikan oleh setiap pelari untuk bisa berlari secepat-cepatnya dan sampai ke garis finish.
Kondisi siswa kita yang yang siap ANBK itu seperti layaknya seorang pelari yang siap sedia di garis start siap secara mental, mengetahui semua hal tentang ANBK (baik itu jenis soalnya, cara menjawabnya,dll) dan diharapkan mampu mengerjakan soal-soal ANBK dengan baik dan lancar
2. Banyak Berlatih Soal-Soal HOTS
Practice make perfect. Teruslah berlatih soal-soal HOTS, belajarlah untuk bisa menganalisa soal-soal yang membutuhkan daya nalar yang tinggi. Kalau perlu belilah buku yang membahas tentang soal HOTS ini agar anak kita terbiasa untuk mengerjakan soal-soal tipe ini.
Samuel Smiles mengatakan, “menabur pikiran, menuai tindakan; menabur tindakan, menuai kebiasaan; menabur kebiasaan, menuai karakter; menabur karakter, menuai nasib”.
Artinya untuk mendapatkan nilai ANBK yang baik; butuh pikiran yang positif, tindakan yang berkelanjutan, kebiasaan belajar soal-soal ANBK dan karakter untuk tidak mudah putus asa dan selalu ingin berprestasi. inilah yang dibutuhkan
Dalam latihan soal HOTS ini diperlukan kesabaran karena anak kita akan menganalisa soalnya terlebih dahulu baru kemudian berusaha untuk menemukan jawaban dari soal yang ditanyakan. Ketika anak kita tidak sabar dalam menganalisa soal secara mendalam maka dapat dipastikan anak kita akan mengalami kesulitan untuk menjawab soal dengan baik
Bisa dibayangkan ketika anak kita tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk latihan soal-soal HOTS ini maka kemungkinan mereka akan menjawab tanpa menganalisa secara mendalam terlebih dahulu dan hasilnya tentu tidak seperti yang kita harapkan
yuks, ayah bunda latih anak kita untuk banyak latihan soal HOTS dan bersabar dalam menjawab ya!
3. Banyak Bertanya
Banyak bertanya akan menyempurnakan usaha anak kita dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian, jangan ragu ketika ada hal yang tidak anak kita pahami untuk bertanya kepada guru dan teman yang mengetahui jawaban dari apa yang kita tanyakan
Banyak bertanya menunjukkan bahwa proses menganalisa sebuah masalah atau soal sudah berjalan, tinggal nanti menghubungkan antara pertanyaan dan jawaban tersebut. sempurnakan dengan terus berlatih sehingga hasilnya akan maksimal
4. Hadapi ANBK dengan Tenang
Hadapi ANBK ini dengan tenang karena itu sangat penting untuk memberikan keyakinan dalam mengerjakan soal yang sedang anak kita hadapi. ketika menemukan soal yang sulit maka lakukan Analisa mendalam.
Pastikan anak kita faham dengan apa yang ditanyakan sehingga dalam menjawab soal ANBK anak kita akan cenderung tidak gugup dan tidak terburu-buru. beberapa ciri dari siswa yang tenang adalah memaksimalkan waktu yang diberikan dan tidak terganggu ketika ada siswa yang sudah selesai terlebih dahulu dan Jangan lupa untuk memeriksa kembali jawaban yang sudah dikerjakan sebelum waktunya selesai.
5. Selalu Berdoa
Jangan lupa sempurnakan semua usaha kita dengan banyak berdoa agar mendapatkan nilai yang bagus dan yang lebih penting senantiasa mendapatkan manfaat yang banyak dari ujian ini.
Sebagus apapun program yang anak kita dapatkan tanpa kita berdoa kepada Allah SWT untuk memudahkan semua langkah kita maka itu akan sia-sia saja, siapapun yang mendapatkan kemudahan dari Allah SWT maka tidak akan ada yang bisa menghalanginya. sebaliknya kalau ada siswa yang pintar tapi kemudian Allah SWT tidak meridoinya maka akan kesulitan dalam menghadapi ANBK ini
Oleh karena itu yuks ayah bunda banyak berdoa kepada Allah SWT, agar anak kita dimudahkan oleh Allah SWT. Aamiin
Ayah bunda, mari siapkan anak kita menghadapi ANBK sedini mungkin. Latihlah terus kemampuan literasi dan numerasi Ananda.
Selamat mencoba!!!