Islam Ali Akbar Islam Ali Akbar adalah seorang Dosen, Guru, Trainer juga Motivator. Alumni Jurusan Ekonomi UNJ dan Magister Administrasi Pendidikan UHAMKA ini tinggal di Kota tangerang Selatan, Banten.

Mengapa Kita Memerlukan Coach

1 min read

“Mereka menyebutkan “melatih”’. Tetapi sebenarnya “mengajar”. Anda tidak hanya memberitahu apa yang harus dilakukan, tetapi juga menunjukkan alasannya”.

-Vince Lombardi

Sebuah kisah hebat dari Robert Woodruff menjabat sebagi presiden Coca-Cola  dari tahun 1923-1955, selama periode itu ia ingin agar Coca Cola tersedia bagi semua karyawan di Amerika di seluruh dunia dengan harga lima sen tidak peduli berapapun besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Benar-benar sebuah tujuan yang berani! Namun itu tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan kesuksesan Coca Cola sebagai perusahan Multinasional yang produknya hampir bisa ditemukan diseluruh dunia.

Tentunya kita ingin organisasi yang kita pimpin memiliki tujuan yang jelas seperti kisah diatas namun kadang tidak semua yang kita impikan bisa dengan mudah kita dapatkan! bahkan kadang kita merasa bahwa pertumbuhan bisnis atau organisasi stagnan, kemudian susah cari karyawan yang baik, merasa tidak yakin dengan cara yang sudah digunakan, atau proses menuju goal berjalan dengan lambat bahkan kadang kita bingung dalam meningkatkan produktivitas organisasi

Menurut kamus Merriam-Webster, arti dari coaching adalah “to instruct, to direct or to train intensively”, mempunyai arti memberikan instruksi, bimbingan ataupun pelatihan intensif. Dari definisi diatas maka proses coaching akan membantu organisasi dan tim mencapai tujuannya melalui bimbingan, instruksi dan juga pelatihan.

Seorang pelatih dikenal dengan sebutan coach dan yang dilatih biasa disebut coachee. Siapa itu coachee? Biasanya mereka adalah pemilik organisasi namun banyak juga seorang pemimpin yang membutuhkan sosok coach.

PROSES COACHING

Proses coaching memerlukan waktu yang lebih lama yaitu dengan mencoba menggali lebih dalam apa yang menjadi kebutuhan dari coachee dan tidak tergesa-gesa memberikan jawaban dari maslah yang ada, namun melalui proses penggalian mendalam yang bersumber dari pertanyaan yang telah dibuat sedemikian rupa sehingga secara tidak langsung jawaban dari masalah itu akan keluar sendiri dari coachee. Penentuan tujuan kemudian merencanakan rencana aksi semuanya merupakan jawaban sadar dari coachee, jawaban-jawaban ini lahir kesadaran dan tanggungjawab.

SIAPA SIH COACH ITU?

Seorang coach adalah mitra yang menempatkan setiap orang sama dan menghargai perbedaan dan keunikan dari masing-masing individu. Ia mampu melihat sudut pandang yang berbeda dan lebih besar. Seandainya ada perbedaan, ia mampu menghargai dan melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Walaupun begitu, ia mampu berbicara atas nama dirinya sendiri dengan apa yang ia yakini dan percayai dari nilai-nilai dirinya.

Coach bekerja tidak hanya dengan keterampilan dan kompetensi, namun juga menggunakan hatinya, kekuatan dirinya, dan memiliki passion dalam membuat orang lain berkembang. Ia bekerja dengan cinta, kasih dan landasan kemanusiaan yang kuat.

Bagaimana seorang coach melakukan proses coaching? paling tidak ada dua hal yang harus dimunculkan seorang coach dalam proses ini yaitu; memunculkan kesadaran dan tanggungjawab.

Yuks kita coba bahas ya! Memunculkan kesadaran sangatlah penting dalam proses coaching karena coachee harus paham akan tujuannya, pilihannya dan potensinya! kemudian yang berikutnya yaitu fokus pada tanggungjawabnya. ketika tanggungjawab ini muncul maka pikiran, perasaan dan tindakannya akan membantu menjawab permasalahan yang ada.

Sob, itulah mengapa kita membutuhkan seorang coach untuk membebaskan potensi seseorang untuk memaksimalkan performanya, membantu mereka untuk belajar alih-alih mengajari mereka!

Selamat mencoba ya!

Literatur :

John C Maxwell, Leadership 101 Hal-Hal yang Harus Diketahui oleh Para Pemimpin, Mic Publishing , 2010.

Annie Brock & Heather Hundley, The Growth Mindset (Playbook), Penerbit BACA, 2017

Islam Ali Akbar Islam Ali Akbar adalah seorang Dosen, Guru, Trainer juga Motivator. Alumni Jurusan Ekonomi UNJ dan Magister Administrasi Pendidikan UHAMKA ini tinggal di Kota tangerang Selatan, Banten.

SUASANA COACHING

Islam Ali Akbar
52 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *