“Dunia telah berubah begitu drastis sehingga diperlukan suatu reformasi radikal dalam sistem persekolahan jika kita ingin terlibat dalam kehidupan abad 21, kita perlu segera mengganti model belajar yang berpusat pada guru dengan model belajar aktif dan mandiri berdasarkan prinsip–prinsip ilmu kognitif modern”. (Indra Djati Sidi, Menuju Masyarakat Belajar)
Dunia terus mengalami perubahan seperti adanya globalisasi, perkembangan teknologi, memberikan dampak bagi perkembangan suatu organisasi. Memunculkan nilai tambah merupakan daya saing bagi sebuah organisasi sekolah, mau dikenal seperti apa sekolah kita, mau dilihat seperti bagaimana sekolah kita. Oleh karena itu peningkatan daya saing organisasi sekolah harus bersifat unik, tetapi pada intinya dipengaruhi oleh aspek kreativitas, kapasitas, teknologi yang digunakan dan jangkauan pemasaran yang dicapai. Hal tersebut diwujudkan dari performa sekolah, prestasi akademik dan non akademik yang tinggi dan pelayanan yang baik. Kelima jurus rahasia itu adalah SUPER (SDM, Unik, Performa, Etnografi, Responsible)

Jurus SUPER yang pertama adalah SDM yaitu memilih guru dan orang-orang yang berkualitas. Pilihan strategi yang berorientasi pada leadership skill. Sekolah sangatlah beruntung ketika mendapatkan orang-orang yang siap mendedikasikan dirinya untuk kemajuan sekolah dan pendidikan yang berkualitas. Biasanya program-program hebat dengan kualitas premium, dan selalu one step ahead dibanding sekolah yang lainnya akan segera lahir dari orang-orang seperti ini. Ketika kita memakai jurus ini maka investasi untuk melatih guru dan pendidik menjadi keharusan demi tercapainya kualitas pembelajaran yang memadai
Jurus strategi SUPER yang kedua adalah Unik yaitu sebuah sekolah harus memiliki keunikan tersendiri yang bisa membedakan antara sekolah kita dengan yang lain. Bisa dari program, karakter, kurikulum, dll. Dengan keunikan itu sekolah kita memiliki kekhasan yang tidak dimiliki sekolah lain dan itu adalah keuntungan buat kita. Pertahankan keunikan tersebut serta terus mengevaluasi program yang dilaksanakan. Akhiri dengan inovasi pada kurikulum, karakter, dan program maka akan membuat jurus kedua ini sangat mematikan.
Jurus andalan SUPER yang ketiga adalah performa. Yaitu seberapa baik seseorang atau lembaga dalam melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan tertentu. Sebuah sekolah dikatakan memiliki performa yang baik ketika dapat dinilai secara objektif berdasarkan standar yang telah ditentukan. Sekolah dikatakan memiliki performa baik ketika orang tua puas dengan kualitas pendidikan kemudian terjalin kolaborasi yang baik antara guru, siswa dan orang tua. Nah tugas kita adalah terus menjaga kualitas dan performa yang telah dicapai dengan tidak berpuas diri namun terus belajar utnuk medapatkan hasil yang lebih baik lagi.
Jurus mematikan SUPER yang keempat yaitu lakukanlah etnografi. Yaitu penelitian yang dilakukan di lapangan dengan Teknik pengumpulan data melalui; observasi-partisipasi, wawancara terbuka dan mendalam. Kenapa kita perlu jurus mematikan ini? Ini dikarenakan puasnya orang tua dengan kaulitas pendidikan kita laksanakan bukan klaim sepihak tetapi juga harus dirasakan oleh orang tua, siswa bahkan lingkungan sekolah. Ketika hasil dari etnografi menunjukkan hasil yang memuaskan maka hasil tersebut bukanlah klaim sepihak namun bisa dibuktikan dengan penelitian yang telah dilakukan.
Jurus pamungkas SUPER yang terakhir yaitu responsible atau sikap tanggungjawab dan amanah ketika menerima titipan anak dari orang tua. Jurus pamungkas ini menitikberatkan kepada memperkuat membangun hubungan yang kuat dengan orang tua dengan harapan akan tercipta relasi yang langgeng. Membuat program-program khusus dengan orang tua serta melibatkan mereka dalam program tersebut akan memiliki kesan dan partisipasi yang mendalam untuk membangun hubugan yang lenggeng ini.
Demikianlah, lima jurus SUPER yang kalau kita praktekkan akan memperkuat sekolah dalam hubungannya dengan orang tua, siswa, guru maupun lingkungan sekolah.